Pendidikan yang Melahirkan Ulama dan Kader Bangsa
Jika kita menelusuri jejak pendidikan tokoh-tokoh besar Indonesia, hampir selalu kita temukan satu kesamaan: mereka lahir dari sistem pendidikan yang tidak netral. Pendidikan yang tidak sekadar mencetak orang pintar, tetapi membentuk manusia merdeka.
Keduanya hidup di masa yang sama awal abad ke-20 ketika rakyat jelata diperas, agama sering dijadikan pelarian pasif, dan pendidikan kolonial hanya melayani segelintir elite.
K.H. Hasyim Asy’ari: Tradisi sebagai Benteng Perlawanan
Pesantren yang beliau bangun bukan hanya tempat menghafal kitab, tetapi ruang pembentukan karakter. Guru hidup sebagai teladan. Santri tidak hanya belajar dari papan tulis, tetapi dari kedekatan batin.
Kisah-kisah keikhlasan beliau tentang bagaimana kiai hidup sederhana, mengabdikan diri sepenuhnya pada santri, dan menanamkan cinta pada ilmu menjadi fondasi kuat sistem pendidikan pesantren yang bertahan hingga hari ini.
Di saat kolonialisme ingin memutus identitas bangsa, pesantren justru menjaganya.
K.H. Ahmad Dahlan: Pendidikan untuk Membebaskan
Sementara itu, di sisi lain, K.H. Ahmad Dahlan melihat masalah dari sudut yang berbeda.
Ia menyaksikan masyarakat yang bukan hanya tertindas secara politik, tetapi juga terbelenggu oleh:
-
kebodohan,
-
kemiskinan,
-
penyakit sosial,
-
dan pemahaman keagamaan yang statis.
Maka jawabannya bukan hanya menjaga tradisi, tetapi menggerakkan perubahan.
Sekolah yang ia bangun membawa sistem kelas, kurikulum modern, ilmu umum, dan keterbukaan terhadap sains. Pendidikan harus membebaskan bukan hanya dari penjajah, tetapi dari cara berpikir sempit.
Tradisi vs Modernisasi: Siapa Lebih Efektif?
Keduanya efektif karena keduanya saling melengkapi.
Satu membangun akar, yang lain menumbuhkan cabang.
Dan dari dua arah inilah, lahir generasi ulama, intelektual, aktivis, dan pemimpin bangsa yang kelak ikut meruntuhkan kekuasaan kolonial, bukan dengan senjata, tetapi dengan kesadaran.
Penutup: Senjata Paling Berbahaya Itu Bernama Pendidikan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
